Blog9 - Bunuh Diri Akibat Hutang Judi Sebesar 6000 Poundsterling

Bunuh Diri Akibat Hutang Judi Sebesar 6000 Poundsterling

Efek Judi

Efek judi pada kawula muda menjadi semakin mengkhawatirkan mengingat bisnis kasino online mulai berekspansi semakin tidak terbatas. Dan yang menakutkan adalah bisnis ini tampak seakan tidak akan pernah padam, atau setidaknya menunjukkan tanda-tanda mengalami penurunan. Sebuah insiden memilukan telah terjadi dengan seorang pemuda berusia 19 tahun secara dramatis mengakhiri hidupnya sendiri akibat beban mental yang ia hadapi atas hutang sebesar 6000 poundsterling.

14 November 1997

Sekitar pukul 10.30 malam, seorang pemuda bernama Moshe Pergament merasa tidak memiliki opsi lain selain mengakhiri hidupnya. Ia menanggung hutang sebesar lebih dari 6000 poundsterling akibat hobi berjudinya.

Di tengah hujan badai, ia menaiki Honda Accord miliknya yang masih baru dan mengebut gila-gilaan di sepanjang tol Long Island. Seperti yang dapat ditebak selanjutnya adalah ia melewati jalanan menurun dan mobilnya hilang kendali dalam kecepatan yang melebihi batas limit, sehingga mengakibatkan bahaya yang mengerikan apalagi di tengah jalan basah yang licin.

Kebut-kebutan ini berlangsung setidaknya selama 40 menit sebelum ia dikejar oleh seorang petugas bernama Anthony Sica, yang mengejarnya dengan mobil polisi yang bersirene sebagai peringatan agar pemuda tersebut mengurangi kecepatannya dan segera meminggirkan kendaraannya.

Moshe Pergament akhirnya menghentikan mobilnya, keluar dari sana, dan mengarahkan sebuah senapan ke arah petugas. Berusaha menghindari situasi yang membahayakan dirinya, petugas Sica berteriak memberikan peringatan kepada Pergament untuk menjatuhkan senjatanya tetapi ia tetap berjalan mendekat kea rah petugas. Pelatuk sudah ditarik dan peluru siap dilepaskan! Membela dirinya, petugas Sica akhirnya menembak Moshe Pergament dan berjalan mendekati pemuda itu dimana ia menemukan bahwa pemuda tersebut hanya menggunakan sebuah senapan mainan, replica dari senapan .38 revolver.

cops - Bunuh Diri Akibat Hutang Judi Sebesar 6000 Poundsterling

Setelah penyelidikan atas mobil tersebut, sebuah catatan bunuh diri dari Moshe Pergament ditemukan dan tertulis dengan jelas ditujukan kepada “Petugas Yang Menembaknya”.

Dalam catatan tersebut, Moshe Pergament meminta maaf karena telah melibatkan petugas yang sudah tidak beruntung masuk ke dalam rencana bunuh dirinya. Di dalam catatan itu juga, ia menceritakan alasan ia ingin bunuh diri. Ia meminta petugas untuk memberitahukan keluarganya tentang apa yang terjadi dan memberitahukan kepada mereka betapa ia mencintai mereka dan sangat menyesal atas apa yang terjadi.

Kematian tersebut dinyatakan sebagai sebuah bunuh diri menggunakan senjata api, dimana di catatan kepolisian dianggap sebagai insiden bunuh diri yang teridentifikasi, yang akhir-akhir ini dikenal sebagai “bunuh diri dengan bantuan polisi”.

Kesimpulannya

Kalau judi mampu mempengaruhi kalangan muda sebagaimana judi telah mempengaruhi Moshe Pergament di tahun 1997 yang silam, ketika kasino online menjadi sesuatu yang sangat besar, dapat dibayangkan bagaimana judi mampu mempengaruhi mereka sekarang. Di usia 19 tahun, sangat mudah bagi mereka untuk memperoleh akses ke pinjaman kredit harian atau pinjaman kredit tanpa survey.

Sangat sulit memang untuk mencoba membantu seseorang yang tidak Nampak sedang membutuhkan bantuan. Tetapi tetaplah berusaha dan tidak berhenti mencoba dengan menunjukkan betapa mereka berharga karena kalau kamu percaya kepada mereka, itu akan memberikan mereka sejumlah harapan yang mungkin belum dapat mereka lihat selama ini!